Thursday, May 10, 2012

Ini Dia Deretan Cabai Terpedas di Dunia






CABAI kian diminati karena semakin banyak orang menyukai rasa pedas. Namun, beranikah Anda menantang diri untuk mencicipi deretan cabai terpedas di dunia?

Capsiacin digunakan Untuk mengukur tingkat kepedasan cabai. Capsiacin adalah senyawa kimia yang bertanggung jawab terhadap pedas dan panasnya cabai sehingga bisa memenuhi selera lidah penikmatnya.

Berikut beberapa deretan cabai terpedas di dunia, seperti dilansir Boldsky:

Cabai naga jokia

Cabai ini datang dari negeri rempah-rempah, India. Varietasnya diakui sangat pedas, sehingga cabai ini sering disebut merica hantu, dengan ukuran yang kecil dan sedikit berkerut.

Red Savina

Ada varietas cabai lain yang menandingi cabai naga jokia. Cabai ini juga memiliki kepedasan luar biasa meski bentuknya kecil. Ciri lainnya, red savina berwarna merah dan kulitnya berkerut.

Scotch bonnet

Cabai satu ini mirip paparika; kulitnya tebal dan berbentuk padat. Saking pedasnya, cabai ini bisa mematikan rasa pada lidah Anda selama beberapa detik. Cabai scotch bonnet sering ditemukan pada masakan karibia.

Lada pequin

Bentuknya kuncup bunga kecil seperti cabai. Cabai ini kerap disebut lada burung karena kadang dimakan oleh beberapa burung. Kebanyakan cabai ini berasal dari Meksiko.

Cabai guntur

Cabai terpedas di dunia ini datang dari India, tepatnya Andhra Pradesh. Dalam masakan, Andhra memiliki variasi menu terpanas.

okezone.com

Wednesday, May 9, 2012

Jauhkan Teh dari Matahari






MENYIMPAN teh bukan perkara mudah. Jangan sampai menyimpan teh yang memiliki kontak langsung dengan sinar matahari.

"Cahaya matahari adalah musuh utama teh, kalau terkena sinar matahari secara terus menerus maka teh jadi tidak enak," papar Ozza selaku pemilik premium tea saat berbincang dengan Okezone di acara Tasting tea di Tokove, Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menurutnya, meskipun teh sudah disimpan di dalam wadah kedap udara namun bila sudah terkena panas maka tidak akan berpengaruh jika disimpan di mana pun. "Warna dari daun teh juga berubah, aroma dan rasa dari teh akan menghilang, rasa dari teh juga jadi kendor," paparnya

Jika disimpan di tempat yang bagus dan sesuai, maka diakuinya teh bisa disimpan dalam waktu yang lama bahkan bisa mencapai dua tahun batas ketahanan tehnya.

Selain harus memperhatikan faktor sinar matahari, teh juga harus diperhatikan soal suhu udara penyimpanannya. "Cukup simpan teh pada tempat yang sejuk, seperti berada di suhu kamar itu sudah cukup buat teh," tukasnya

okezone.com

Tuesday, May 8, 2012

Sepenggal Histori Teh yang Kini Mendunia







KULINER di Indonesia memiliki nilai histori di balik kelezatan rasanya, seperti halnya minuman teh. Teh yang kini dekat dengan keseharian masyarakat ternyata memiliki sejarah panjang.

Teh pertama kali ditemukan di China pada 2600 SM. Konon, teh ditemukan oleh Kaisar Shen Nung ketika air rebusannya termasuki daun teh secara tidak sengaja. Karena rasanya yang lezat dan menyegarkan, teh tersebut akhirnya menjadi favorit sang Kaisar.

Teh kemudian diperkenalkan ke Jepang oleh biksu Zen, yang biasanya hanya untuk keperluan meditasi. Namun ketika Hideyoshi Toyotomi berusaha menginvasi China, hubungan kedua negara terputus. Akibatnya, Jepang terisolasi dari teh China dan akhirnya fokus untuk hanya mengembangkan teh hijau. Karenanya hingga kini, secara budaya, masyarakat Jepang tidak mengenal teh selain teh hijau.

Ozza, pemilik Premium Tea, memaparkan bahwa teh pun bukan sebatas dikenal warga Asia, namun teh mulai bergerak ke Timur Tengah melalui Jalur Sutra. Mulai dari sinilah, masyarakat Timur Tengah kerap menyediakan teh dalam setiap jamuan kecil maupun besarnya.

Teh semakin mendunia dengan merambah Benua Eropa, tepatnya dilakukan VOC Belanda yang memiliki kontak dengan China sehingga proses penyebaran semakin cepat. VOC membawa teh untuk dibudidayakan ke ke negeri jajahannya, Indonesia. Disusul oleh Inggris yang membuka di Asia Kecil. Memasuki abad ke-20, perkebunan teh mulai dibuka di Afrika.

"Mereka memperkenalkan teh sebagai minuman berkhasiat dari antah berantah. Karena harganya yang sangat mahal, teh hanya bisa dinikmati oleh para aristokrat. Teh kemudian menjadi minuman yang sangat melegenda. Semua orang mendambakannya. Masih ingat Boston Tea Party? Itu terjadi karena orang Amerika marah kepada Inggris yang menetapkan pajak teh sangat tinggi,” jelasnya kepada Okezone di sela acara “Tea Tasting” di Tokove, Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Setelah beberapa negara merasakan nikmatnya teh, tak ketinggalan Indonesia pun juga merasakannya, dimulai dengan ditetapkannya Politik Pintu Terbuka & UU Agraria oleh Penjajah Belanda, dimana pihak swasta berdatangan untuk berinvestasi di Indonesia. Mereka datang ke Indonesia dengan tekad membajak untuk membuka hutan dan mendirikan perkebunan.

"J.L.L.L. Jacobson yang pertama kali mendirikan perkebunan teh di Indonesia, setelah sebelumnya diakukan percobaan di Bogor. Kemudian disusul oleh para juragan-juragan swasta yang terkenal dengan sebutan Preanger Planters," bebernya.

Menurutnya, para Preanger Planters inilah yang mewariskan kekayaan luar biasa pada Indonesia, Jawa Barat khususnya, dengan perkebunan yang telah mereka dirikan. Keseharian mereka juga cukup dekat dengan masyarakat dan budaya lokal. Salah satunya R. E. Kerkhoven (1873), perintis perkebunan teh Gambung dan Malabar di Jawa Barat, yang membawa varian teh Assamica untuk dibudidayakan di Nusantara dan menjadikan teh sebagai komoditas emas pada masa itu. Ada pula K. A. R. Bosscha (1896), manajer dari perkebunan Malabar di Jawa Barat.

“Jasa Bosscha sangat besar untuk Bandung. Warisannya yang masih bisa dirasakan adalah Observatorium Bosscha dan Technische Hogeschool (sekarang ITB)," tutupnya.

okezone.com

Monday, May 7, 2012

Asam Manis Olahan Buah Kelubi






BANYAK makanan yang bermanfaat untuk menambah selera makan Anda, salah satunya manisan buah kelubi. Makanan ini lebih pas jika disajikan dengan minuman hangat. 

Harwanto, Chef Resto Kampoeng Bangka mengatakan, buah kelubi ini memiliki kesamaan dengan buah salak. Perbedaaannya, hanya pada buahnya saja.

“Buah kelubi cocok dijadikan manisan karena mempunyai rasa yang khas, yaitu asam,” tuturnya saat berbincang dengan Okezone di Festival Kuliner Bangka 2012 di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (6/5/2012).

Untuk membuat manias dari buah kelubi memang tidak sulit. Caranya, buah tersebut dibersihkan terlebih dahulu agar bakteri dan kotoran hilang.

"Proses pembuatannya hanya sebentar, cukup lima menit saja. Proses pembersihan yang menghabiskan waktu lama, khususnya pada bagian kulit harus bersih,” jelasnya.

Agar buah kelubi terasa manis, selama proses perebusan bisa ditambahkan dengan gula putih. “Kalau bukan gula putih, rasanya tidak ‘tajam’,” katanya.

Menurutnya, buah kelubi sejenis pohon salak dan memiliki duri. Biasanya, tanaman ini tumbuh secara alami di hutan.

“Untuk menghilangkan rasa asam, buah kelubi harus direbus. Namun, prosesnya tidak lama. Kalau terlalu lama, buah kelubi terasa datar saat dimakan,” tutupnya.

okezone.com

Sunday, May 6, 2012

Trik-Trik Sukses Memasak Ikan






MEMASAK ikan, apakah digoreng, dibakar, dikukus, ataupun dipanggang, tetap saja ikan merupakan bahan makanan yang membutuhkan waktu untuk dimasak.

Ikan adalah hasil laut yang mengandung protein sehat untuk jantung dan asam lemak esensial disebut omega-3. Setidaknya, ada 50 jenis ikan yang bisa dimasak dan dikonsumsi.

Mengolah ikan tentulah disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Terdapat beberapa trik memasak ikan agar ikan bisa menjadi sumber gizi yang menyehatkan tubuh Anda, seperti diulas Ehow, Jumat (4/5/2012) berikut ini:

Berapa lama masak ikan?

Sebelum diolah, ikan sebaiknya dicuci dengan air bersih. Kemudian, keringkan ikan dengan handuk kertas sebelum dimasak.

Jika diolah panggang atau kukus, masak ikan selama 10 menit, tetapi sesuaikan dengan ketebalan dagingnya. Ikan yang sebelumnya dibekukan membutuhkan waktu 20 menit untuk dimasak. Sementara, ikan mengandung minyak, seperti salmon, baring, dan tuna, sebaiknya diolah rebus, kukus, atau panggang untuk mengurangi kandungan lemaknya.

Usahakan pertahankan kadar vitamin dan mineral pada ikan, caranya tidak mengolah terlalu matang. Bila terlalu matang, daging ikan akan mengering yang menyebabkan teksturnya menjadi kasar.

Penambah rasa

Untuk memasak ikan, sudah pasti Anda harus memberikan beberapa bahan untuk memberi rasa, salah satunya air perasan jeruk lemon. Cara menggunakannya, gosokkan jeruk lemon pada tangan atau jari untuk mencegah bau amis pada kulit Anda. Berikan pula air perasan jeruk lemon pada seluruh bagian ikan sebelum dimasak.

Pada olahan panggang, jeruk lemon berfungsi mencegah ikan berubah warna saat dimasak sedangkan pada olahan rebus, irisan jeruk lemon berguna menjaga ikan tidak hancur.

Selain jeruk lemon, tambahkan pula bumbu dan rempah lainnya, baik segar maupun kering, seperti thyme, lada, bawang putih, dan jahe. Mentega atau minyak juga bisa ditambahkan pada ikan sebelum dimasak yang berfungsi menambah rasa dan kelembapan pada ikan. Gunakan minyak atau mentega dengan cara dioles pada dua sisi ikan sebelum diolah, baik ditumis, dipanggang, maupun direbus.

Sukses menggoreng

Salah satu mengolah ikan adalah dengan cara digoreng; sekira lima menit pada ikan utuh dan dua menit untuk ikan fillet. Gunakan minyak yang cukup untuk menggoreng kedua sisi ikan. Namun, jangan gunakan minyak yang berlebihan karena akan menurunkan suhu dan menyebabkan ikan menyerap minyak terlalu banyak.

Menggoreng ikan bisa memakai minyak yang diolah dari kacang tanah karena minyak ini dapat mempertahankan suhu memasak paling tinggi. Minyak goreng sebaiknya berada pada suhu 176,7 derajat Celcius ketika digunakan.

Ketika menggoreng ikan, Anda bisa melapisinya dengan tepung terigu untuk memberikan tekstur renyah serta menutup juicy pada ikan. Goreng ikan sampai berubah warna cokelat keemasan. Setelah matang, angkat ikan lalu taruh di atas kain atau tisu bersih utnuk menghilangkan lemak berlebih sehingga ikan tetap memiliki tekstur yang renyah.

okezone.com

 
Photography Templates | Slideshow Software